Cinta itu tidak mengenal kekurangan , yang ada mengisi kekurangan
itu menjadi sesuatu yang sempurna , mungkin itu yang pernah diucapkan
Karin kepada kekasihnya Fachri , Malam itu hujan turun dengan derasnya
Karin yang menuggu disebuah pinggiran pertokoan yang tidak jauh dari
rumahnya, rupanya yang ditunggu adalah Fachri yang sebelumnya mereka
telah berjanji akan bertemu disitu , ntah apa yang ingin dibicarakan
Karin , yang jelas Karin rela menunggu dipinggiran pertokoan itu
samapai-sampai tubuhnya menggigil kedinginan , dan matanyapun memerah ,
Setelah menunggu beberapa lama , hampir 1 jam dia menunggu Fachri , samapi hujanpun reda , akhirnya Fachri datang ,
Fachri
: “ menghampiri Karin “ wah maaf yah sayang motorku tadi mogok dan
kehabisan bensin jadi harus cari tempat jualan Bensin deh , ya Ampun
kamu kehujanan dari tadi ,,?? Matamu sampai merah ,, kasian,,, “sambil
memeluknya”
Karin : “ Sedikit melepaskan pelukan Fachri “
Tidak kok ,, Cuma kecapean nyelesain tugas kuliah ,, oiya aku ingin
bicara sesuatu “raut wajah yang serius”
Fachri : “sambil
memegang tangan Karin “ ooh karena itu ternyata , pantesan sudah dua
minggu ini kamu tidak pernah mengabariku , di telepon juga gak pernah
diangkat ,, Oiya sekarang mau ngomong apa sayang..?? “tersenyum” kamu
kangen yah..??
Karin : hmm gak ,, bukan itu ,, Maaf yah
sebelumnya ,, sepertinya aku gak bisa jalanin hubungan ini lagi , aku
ingin kita putus saja,,
Fachri : apa putus..? tapi
kenapa,,?? Apa karena aku miskin sedangkan kamu orang kaya..?? bukanya
kamu pernah bilang cinta tidak mengenal kekurangan ,,??
Karin : bukan ,, bukan ,, tapi ,, karena..,, “berfikir “
Fachri
: karena apa,,? jelaskan padaku ,, tolong maaf kan aku jika aku pernah
mengecewakanmu ,, tapi jika kamu ingin putuskan aku , aku ingin kamu
beritahu satu alasanmu ,,??
Karin : karena ,,, karena “ menangis”
Karin
hanya menjawabnya dengan menangis dan tanpa bahasa , karena memang
tidak ada alasan satupun untuk meninggalkan cowok sebaik dan sesempurna
Fachri ,,
Fachri : “Meraih Karin dan memeluknya”
sudahlah jangan buat lelucon yang dapat mematahkan hatiku , karena aku
sungguh sangat mencintaimu ,, dan lebih dari itu aku ingin menjadikanmu
Bidadariku (Istri) ..
Akhirnya perpisahanpun tidak
terjadi , menitpun berganti jam , jampun berganti hari , haripun
berganti bulan ,, dua bulan sudah kejadian itu terlewatkan , tapi
seharunya kejadian dimasa lalu itu membuat cinta mereka semakin kuat ,
tapi justru Karin tetap dengan sikap tidak pedulinya dan selalu
terkesan menjauh dari Fachri , awalnya Fachri memang sabar
menghadapinya , karena yang dia tahu dia sangat mencintai kekasinya ,
dan begitupun sebaliknya kekasinya sangat mencintai dia, hingga samapi
akhirnya Karinn dimata Fachri menajadi sesosok wanita yang sangat
menyebalkan , setiap hari Fachri mencoba mengabarinya dan menanyakan
keadaanya walau hanya via sms , tapi tak sedikitpun Balasan yang
diterima Fachri , meskipun Fachri begitu sabar tapi akhirnya Dia mulai
merasakan sakit hati dan serasa tidak dianggap bahkan dia sangat
menyesal dulu kenapa dia tidak menerima keputusan Karin untuk putus
saja,,
Berbeda dengan Fachri yang sedang kesal dan sangat
marah terhadap Karin , sedangkan di suatu tempat yang berbeda yaitu
disebuah kamar Karin , rupanya Karin mulai merasa bersalah atas
perlakuanya terhadap Fachri , tapi dia mempunyai alasan mengapa dia
melakukan ini kepada Fachri , rasa kangen dan ingin bertemu mulai
dirasakannya, tiba-tiba handphone nya berdering rupanya sebuah sms
masuk , dari Fachri , senyum mengembang dibibir Karin ,, tapi bukan sms
ungkapan kangen atau menanyakan kabar isi pesan itu cukup membuatnya
sakit hati ,, beginilah kira-kira isinya “ SELAMAT MALAM KARIN ,, MAAF
AKU GANGGU MALAM INDAHMU ,, SUNGGUH AKU TIDAK TAHAN DENGAN SIKAPMU , AKU
SUDAH CUKUP SAKIT HATI KAU CAMPAKAN , DAN AKU SANGAT MENYESAL DAHULU
MENOLAK AJAKANMU UNTUK PUTUS,, MAAF KARIN AKU SUDAH PUNYA PENGGANTIMU ,
DAN MUNGKIN JAUH LEBIH BAIK DAN MENGERTI AKU , TERIMAKASIH UNTUK
SEMUANYA , SAYA HARAP KAMU TIDAK USAH MENGHUBUNGI AKU LAGI , SETIDAKNYA
ITU YANG INGIN KAMU LAKUKAN KEPADAKU , ,
Senyum yang
mengembang seketika menjadi hilang , tak terasa air mata Karin menetes
membasahi layar Telephon genggamnya,, Akhirnya Karin membalas pesannya,
“ Oh ,, begitu yah ,, selamat yah , , tapi bolehkah aku bertemu
denganmu satu kali saja,,?? “ balasan Fachri :” oh ,,, baiklah tapi
untuk terakhir kali yah ,, sebenernya aku sudah muak jika harus bertemu
denganmu lagi ,, tapi baiklah , aku tunggu ditempat biasa ,,
Akhirnya mereka bertemu dan seperti biasanya Karin yang menunggu ,, dan akhirnya Fachri Tiba,,
Fachri : “ dengan muka agak malas” maaf aku telat ,, ada apa kamu mau bertemu aku..?? sungguh aku sudah muak denganmu ,
Karin
: “tersenyum kecil “ maaf yah Fachri aku mengganggumu , kamu benar
sudah menemukan penggantiku,,..?? bolehkah saya tahu alasanmu
meninggalkanku ..??
Fachri : ia aku sudah punya penggantimu ,, dan
dia lebih cantik , lebih pengertian dan lebih segala-galanya dari kamu
,, oiya maaf jika selama ini aku menjadi beban bagimu ,, yasudah aku
ada perlu dan gak bias lama-lama disini ,, “ Pergi begitu saja”
Karin
: Tunggu ,,, “dengan suara Lantang “ ,,, tunggu sebentar bolehkah aku
memberimu hadiah untuk terakhir kalinya..?? “Menyodorkan sebuah
kumpulan kertas yang cukup tebal “
Fachri : “Berhenti dan
Memandang Karin “ apa itu ,, itu bukan surat cinta atau surat
permohonan maaf kan..?? sungguh aku sudah tidak mau memaafkanmu ,,
Karin : “ tersenyum tapi dalam hatinya menangis” bukan kok ,, ini hanya sebuah tulisan dariku untukmu ,,
Setelah
diterima ternyata itu adalah sebuah naskah Cerita lebih tepatnya Novel
yang dituliskan Karin , Berjudul “TEMANI AKU HINGGA AKHIR HAYATKU”
Setlah dibaca sedikit sinopsisnya teryata novel itu menceritakan
tentang seorang gadis yang berusaha untuk sembuh dari penyakit yang
dideritanya , dan terus berusaha demi bertahan hidup agar bisa
menjalani hidup bersama kekasih yang dia sayangi , dan disitu sang
gadis menceritakan bahwa dia sangat beruntung memiliki kekasih yang
sabar menghadapi sikap sang gadis yang egois dan penuh dengan kasih
sayang walaupun dia tahu sang gadis penyakitan ,, yaitu penyakit kanker “
. dan yang mengejutkan nama sang gadis tersebut adalah Karin , dan
kekasihnya adalah Fachri , “ .
Tentu saja Fachri tahu maksud dari isi novel tersebut dan sontak Fachri memegang tangan Karin dan Bertanya
Fachri : “ sedih “ Karin maksudnya apa ini..?? kamu sakit..?? jawab aku Karin .. kamu sakit kanker.,,??
Karin
: “ melepaskan genggaman tangan Fachri “ sudahlah ,, ini sudah bukan
urusanmu ,, memang penyakit ini sudah sejak 5 bulan yang lalu berada
dalam diriku ,, tapi yasudahlah biarkan aku menghadapi penyakitku
sendiri , mungkin aku ini konyol , bagaimana mungkin aku bisa
mengharapkan kisah cinta yang sempurna seperti di Film-film dan di Novel
yang sering kubaca , bodoh memang ,, bagaimana mungkin seorang yang
penyakitan sepertiku mendapatkan kekasih sesempurna kamu ,, maafkan aku
akhir-akhir ini tidak mempedulikanmu , aku sibuk dengan pengobatan
kankerku dan sibuk menyelesaikan novel itu untuk hadiah terakhirku
untukmu , karena aku takut jika aku sudah tidak ada di dunia ini kamu
akan melupakanku , itu sebabnya aku membuat novel itu untukmu , dan aku
harap itu bisa menjadi saksi cinta kita berdua , tapi semuanya sudah
berbeda ,, hanya orang bodoh sepertiku yang mengaharapkan kisah cintanya
sesempurna kisah cinta di film ,, . jadi yasudahlah kamu boleh pergi
sekarang ,,
Fachri : “menangis” Karin maafkan aku sungguh
aku tidak tahu ,, yaa ampun mengapa aku sebodoh ini ,,, “ Berlutut”
izinkan aku menemanimu dan menjalani hidup bersamamu dan berjuang
mengobati penyakitmu ,, maukah kamu menjadi Istriku..??
Karin
: “tersenyum kecil “ sudahlah ini semua salahku ,, mungkin kisah cinta
di flm atau novel terlalu sempurna jika harus aku rasakan , tapi aku
lebih bangga dengan kisah cintaku yang nyata ini , karena bagaimanapun ,
sepahit apapaun kenyataan ,, lebih indah daripada sebuah khayalan , , .
maaf Fachri aku harus pergi sekarang ,, “ pergi dan meninggalkan
Fachri”
Akhirnya Karin meninggalkan Fachri dan pergi
keluar negri untuk menyelesaikan pengobatanya disana bersama kedua
orang tuanya ,, dan sejak saat itu Fachri terus menyesali semuanya,,
ternyata Fachri berbohong saat dia bilang sudah ada penggati Karin ,
karena sebenci apapun Fachri terhadap Karin , hati kecilnya tidak dapat
membencinya , karena Karin adalah cinta pertamanya , tapi kini
semuanya sudah terlambat , Fachri tidak Tahu dimana Karin menjalani
pengobatanya,, Fachri selalu berharap dalam setiap sujudnya Suatu saat
nanti Karin akan menemuinya lagi, dan setiap dia merindukan Karin dia
membaca isi novel itu , sesekali air matanya terjatuh dan hatinya
hancur kala membaca isi novel tersebut , ternyata Karin sungguh sangat
mencintainya ,, hingga halaman terakhir dia membaca novel itu , dan
sebuah pesan di akhir novel tersebut dibuat dengan tulisan tangan Karin
, dan beginilah isinya :
Ya Allah ,, aku ikhlas jika penyakitku ini karenamu ,,
Ya Allah aku berharap Engakau mengangkat penyakitku ini ,
Sungguh aku tidak kuat jika harus menanggung kesakitanku ini ,,
Ya Allah aku sangat mencintai dia ,, izinkanlah aku mengikrarkan Janji suci sebelum tiba ajalku,,
Ya Allah aku Lelah dengan penyakitku ini
Aku lelah jika harus melakukan teraphi kankerku ,,
Dan aku lelah melihat hari demi hari ku lihat Rambut indahku mulai rontok dan Botak ,,
Tapi sungguh Aku tak akan pernah lelah mencintaiMu dan Mencintainya (Fachri)
Sungguh
kata indah itu menjadi sangat menyedihkan bagi Fachri , penyesalanpun
kini semakin besar dirasakannya,, setiap hari dia menunggu dan berharap
kekasihnya menemuinya lagi ,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar